Memiliki properti adalah salah satu investasi finansial dan aset terbesar bagi seorang India dan juga NRI. Menyewa di sisi lain dapat menguntungkan berdasarkan faktor-faktor tertentu saja. Pembelian properti mungkin tidak sesederhana kedengarannya karena kenaikan harga properti, suku bunga, dan EMI. Sebagian besar dari kita berada dalam situasi yang membingungkan apakah akan membeli atau menyewa rumah karena kondisi pasar real estat yang berlaku. Demikian pula Anda Berpikir Tentang Menyewa Rumah akan merenungkan pertanyaan seperti, haruskah saya membeli rumah atau terus tinggal di properti sewaan?

Menyewa rumah susun atau apartemen memiliki pro dan kontra tersendiri. Meskipun ini bisa menjadi pilihan yang lebih baik secara finansial dan emosional, Anda dapat mengakomodasi diri Anda sendiri hanya untuk sementara. Menyewa membantu Anda jika Anda belum mapan dalam kehidupan profesional dan pribadi Anda. Jarang ada tanggung jawab untuk pemeliharaan Info Kost Medan dan perbaikan oleh Anda dan Anda hanya perlu membayar jumlah yang dapat dikembalikan daripada deposit yang sangat besar. Terlepas dari manfaat ini, menyewa memiliki kelemahan sebagai berikut;

– Anda tidak dapat memanfaatkan keuntungan pajak khusus.

– Tidak ada keuntungan dari apresiasi harga properti.

– Sewa lebih tinggi untuk ruang yang lebih kecil.

– Lebih sedikit nilai uang.

– Tidak ada izin untuk melakukan perbaikan yang diinginkan.

– Aturan / batasan harus diikuti.

– Sewa terkena dampak inflasi.

Hal yang perlu diketahui sebelum membeli rumah:

– Aspek kunci: Pertimbangkan faktor-faktor penting seperti kota, daerah, periode Anda akan tinggal, kebutuhan keluarga, pasar real estat dan harga untuk membeli dan menyewa properti di daerah tertentu. Juga pikirkan tentang jenis properti yang Anda butuhkan, jumlah ruang yang dibutuhkan, dan situasi keuangan Anda.

– Pengembalian: Mengetahui pengembalian investasi Anda akan membantu Anda saat membeli properti. Hal ini dapat dilakukan melalui alat rasio harga-sewa, yang biasa digunakan untuk menghitung dengan membagi sewa tahunan dan biaya rumah.

– Analisis bahaya: Lakukan analisis risiko karena kenaikan harga properti cenderung tetap sama untuk periode yang lebih lama sedangkan harga sewa mungkin berfluktuasi sesuai permintaan. Faktanya, harga properti naik setiap lima tahun di kota-kota Tier I, II dan III.

– Analisis manfaat biaya: Lakukan analisis manfaat biaya menggunakan kalkulator online yang juga akan memasukkan berbagai keuntungan pajak dan pendekatan investasi.

– Posisi keuangan: Ini memainkan peran utama dalam investasi properti Anda karena semakin banyak Anda mendapatkan semakin banyak jumlah pinjaman rumah yang dapat Anda manfaatkan untuk jangka waktu yang lebih lama. Juga pengeluaran bulanan Anda harus dikurangi tidak termasuk EMI pinjaman rumah bulanan Anda. Aspek lain seperti biaya rumah di muka dan jumlah surplus ekstra juga harus dipertimbangkan.

– Stabilitas pendapatan: Karena Anda akan membayar EMI pinjaman rumah untuk jangka waktu yang lebih lama, Anda juga harus memiliki pekerjaan stabil yang dianggap penting oleh bank saat memberikan pinjaman. Pikirkan tentang stabilitas pekerjaan dan kenaikan gaji Anda sebelum membeli rumah.

– Faktor sekali pakai: Beli properti di daerah dengan infrastruktur dan fasilitas dasar karena di masa depan akan membantu Anda menjual rumah dengan mudah. Pada akhirnya, properti Anda harus dapat dibuang dengan mudah.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *